Laporan ke Polisi Dicabut, Guru Cubit Siswi Resmi Bebas

KABAR GURUKU--Mediasi yang dilakukan pihak kepolisian berhasil mendamaikan guru dan muridnya yang terlibat dalam insiden guru cubit siswi. Adalah Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 3 Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Mala Yanti akhirnya bisa bernapas lega. Ibu dua anak itu kini terbebas dari segala proses hukum yang menanti setelah anak didiknya, DAB mencabut laporan di Markas Kepolisian Resor Wajo.

Keduanya kini berangkulan. Mala dan DAB saling berjabat tangan di kantor polisi setelah dimediasi Polres Wajo, Jumat (1/12). Baik Mala dan DAB kini sudah memaafkan atas insiden guru cubit siswi yang terjadi pada Senin, 6 November 2017 lalu.
Baca juga : Siswa yang Laporkan Gurunya ke Polisi Dikeluarkan dari Sekolah
Pihak yang memediasi adalah Wakil Kepala Polres Wajo, Kompol Muh Marsuki bersama dengan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Anwar MD. "Keluarga siswi bersangkutan sudah mencabut laporannya, dan keduanya baik terlapor (Mala Yanti) dan DAB pelapor saling memaafkan," kata Marsuki, perwira pemilik satu melati di pundaknya, Jumat (01/12).

Sementara anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Anwar MD menjelaskan, kasus tersebut memang tidak boleh berlarut-larut dan secepatnya harus diselesaikan. "Karena bisa berpengaruh kepada siswi bersangkutan," singkatnya.

Seperti diketahui, Mala mencubit DAB karena tidak memerhatikan kegiatan seminar kewirausahaan yang digelar Senin (06/11) lalu. Acara itu juga diikuti oleh siswa dan siswi SMA Negeri 3 Wajo lainnya. Karena tidak memperhatikan teguran tersebut, Maya terpaksa menghampiri siswi kelas satu itu, kemudian mencubitnya sebanyak dua kali di bagian lengan, serta menepuknya sekali.

Tak terima dengan perlakukan Mala, DAB bersama dengan orang tuanya melaporkan gurunya ke polisi atas tuduhan tindak kekerasan. Sumber : https://www.jpnn.com/news/laporan-polisi-dicabut-guru-cubit-siswi-terbebas
Laporan ke Polisi Dicabut, Guru Cubit Siswa Resmi Bebas Dari Status Terlapor
Guru Mala Yanti dan Siswi yang Dicubitnya Berdamai (foto:jpnn)
loading...
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+