Mendikbud : Guru Harus Siap Dirotasi ke Mana Saja. Jangan Hanya Merasakan Sekolah Bagus

KABAR GURUKU--Krisis tenaga guru yang terjadi saat ini membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pusing. Dia harus berpikir keras agar kekurangan tenaga guru di seluruh Indonesia bisa diatasi.
Baca juga : Anggaran Pengangkatan Honorer Disetujui, Seleksi CPNS Segera Dilaksanakan
"Saya pusing mikirin guru. Hampir tiap malam saya berpikir bagaimana agar masalah guru ini bisa diselesaikan," kata Muhadjir di depan para kepala sekolah se-Kabupaten Bogor di Kampus Al Madinah, Selasa (28/11).

Dia menyebutkan, tahun depan akan ada 270 ribu guru PNS yang pensiun. Jika hal itu tak diatasi tentu akan memengaruhi jalannya proses belajar mengajar. "Tujuh tahun tidak ada rekrutmen guru PNS. Dampaknya jumlah guru semakin berkurang. Guru yang pensiun tidak terisi karena adanya moratorium," terang Muhadjir.

Menurut Muhadjir, pihaknya sudah mengajukan usulan pengangkatan guru, baik lewat jalur CPNS maupun kontrak. Dia berharap usulan itu disetujui karena jumlah guru semakin kurang.

"Sementara ini kami masih mengandalkan sistem zonasi. Guru harus siap dirotasi ke mana saja. Jangan hanya merasakan sekolah bagus, tetapi harus ke sekolah tidak bagus juga. Dengan demikian, ada keinginan untuk mengubah sekolah tidak favorit menjadi sekolah bagus," bebernya. (jpnn)
Mendikbud : Guru Harus Siap Dirotasi ke Mana Saja. Jangan Hanya Merasakan Sekolah Bagus
Mendikbud Muhadjir Effendi
loading...
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+