Pemerintah Akan Impor Dosen Asing, Begini Penjelasan Menristekdikti Muhammad Nasir

REPORTASE GURU hadir menyajikan informasi online yang lebih sederhana namun tetap menjaga akurasi berita dari sumber yang terpercaya. Bantu sebarkan jika kabar kali ini bermanfaat!

Selamat Menyimak :

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan mendatangkan atau impor dosen berpengalaman dari luar negeri. Langkah ini dalam rangka mengejar pemenuhan dosen produktif di perguruan tinggi vokasi.  Langkah lain dengan mempermudah syarat dosen vokasi.

Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan, peningkatan kualitas perguruan tinggi vokasi menjadi prioritas pemerintah. Sebab ke depan, persaingan atas tenaga terampil semakin sengit. "Perguruan tinggi akademik saya rasa sudah cukup. Tapi mutunya juga harus digenjot," katanya.
Baca juga : 5 Kebijakan Mendikbud yang Bikin Stress Menurut DPR
Nasir menjelaskan tantangan utama meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan vokasi adalah keberadaan dosen. Bahkan untuk menambalnya, pemerintah siap mengimpor guru besar vokasi dari luar negeri. "Semoga pengalaman mereka bisa ditularkan di Indonesia," jelasnya.

Di antara negara yang dilirik pemerintah adalah Jerman. Sebab di negeri panser itu, kualitas pendidikan vokasinya sangat berkualitaa dan maju. Baik itu di level pendidikan menengah maupun tinggi.

Mantan rektor Undip itu mengatakan dosen dalam negeri tidak perlu khawatir atas kebijakan ini. Sebab dosen asing yang masuk Indonesia kerjanya nanti berkolaborasi dengan dosen lokal. Cara kedua untuk mengisi kebutuhan dosen produktif di perguruan tinggi adalah dengan aturan rekognisi pendidikan lampau (RPL). Aturan ini sejalan dengan program kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI). "Dengan cara ini, dosen vokasi tidak harus berijazah S2," katanya.

Melalui pengukuran kompetensi, calon dosen sudah bisa disetarakan. Dalam pengukuran KKNI, seseorang yang sudah ada di level 7-9 disebut tenaga ahli. Mereka sudah disetarakan dengan lulusan S2, S3, bahkan guru besar. Nasir berharap dalam beberapa tahun ke depan, pemenuhan dosen produktif di kampus vokasi bisa terwujud.

Menurut nasir ada sejumlah bidang yang menyerap tenaga terampil tinggi. Seperti insinyur, desai, tenaga kesehatan, dan akuntan. "Jika SDM kita tidak ditingkatkan, tidak bisa bersaing dengan SDM asing," jelas dia. Sumber : http://www.jpnn.com/read/2016/12/13/486826/Kemenristekdikti-Akan-Impor-Dosen-
Pemerintah Akan Impor Dosen Asing, Begini Penjelasan Menristekdikti Muhammad Nasir
Menristekdikti Muhammad Nasir
Share on FB Share on Tweet Share on G+