Begini Reaksi Forum Honorer Terhadap Kriminalisasi Guru SMA di Garut

loading...
Kabar tindak kekerasan terjadi pada guru honorer datang dari SMA 3 Garut dimana kepala sekolah menampar salah satu gurunya. Kasus ini memperpanjang rentetan masalah honorer yang mendapat perlakuan kurang baik dari kepala sekolahnya. Sebelumnya heboh kasus Adi Melijati Tameo, guru honorer yang dipecat Kepsek karena bertanya gaji. Selengkapnya baca : Bertanya Soal Gaji Lewat SMS, Guru Honorer Dipecat dan Dipolisikan Kepseknya

Tindak kekerasan yang dilakukan Kepsek SMA 3 Garut Kecamatan Pamengkek terhadap guru honorer mendapat kecaman keras dari berbagai forum.


Salah satunya Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut yang merupakan tempat bernaungnya guru honorer bernama Rahmat (korban). “Kami mengutuk keras‎ tindakan kepsek kepada guru honorernya. Meski Rahmat hanya guru honorer, bukan berarti bisa dikriminalisasi," tegas Ketua Fagar Garut Cecep Kurniadi, Jumat (22/4).

Atas tindakan kriminalisasi tersebut, menurut Cecep, Fagar Garut akan menempuh jalur hukum. Ini agar tidak ada lagi kriminalisasi terhadap guru honorer‎. “Setop kekerasan terhadap guru honorer. Kami sudah digaji rendah, jangan ditambah dikriminalisasi juga," ucapnya.

Dia pun mempertanyakan keseriusan pihak kepolisian atas kasus Rahmat. Pasalnya, sejak dilaporkan Selasa (19/4) disertai alat bukti visum, pohak kepolian belum menindaklanjuti kasusnya. Kabar lainnya : BKN Resmi Blokir Data 57 Ribuan PNS Misterius

Aneh saja, laporan masuk sejak 19 April tapi belum ditindaklanjuti. Kami berharap kepolisian segera bergerak karena pelakunya adalah tenaga pendidik (kepsek) yang notabene harusnya mengayomi bawahannya," tandasnya.

Kronologi Kepsek Tampar Guru Honorer

Tindakan tidak terpuji dilakukan kepala sekolah SMA 3 Garut Kecamatan Pamengkek. Kejadiannya pada Selasa (19/4), ketika Rahmat, salah satu guru honorer‎ menunggu Kepseknya untuk minta tanda tangan.  Begitu kepseknya datang pukul 11.30, Rahmat dengan bergurau mengatakan, "wah ditunggu dari tadi, bapaknya baru nongol dari siang."

Mendengar candaan itu, sang kepsek naik pitam dan langsung menampar wajah Rahmat.‎ Kaget dengan perlakuan kepseknya, spontan Rahmat minta maaf. Namun bukan maaf yang diberi, tapi tamparan kedua didaratkan ke wajah Rahmat.

Sumber : http://www.jpnn.com/read/2016/04/22/389529/Forum-Honorer-Kutuk-Kriminalisasi-Guru-SMA-3-Garut-
Begini Reaksi Forum Honorer Terhadap Kriminalisasi Guru SMA di Garut
Gambar Ilustrasi
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+