Sejarah Peringatan Hari R.A. Kartini

loading...
Kabar Populernya R.A. Kartini sebagai penggerak emansipasi wanita Indonesia disinyalir buah karya Orientalis-Belanda. Sebagaimana sahabat-sahabat beliau yang berdarah Kolonial di antaranya H.H. van Kol, C.Th. van Deventer, Snouck Hurgronje, Estella Zeehandelaar, Ny. Abendanon dan lainnya yang merupakan aktifis Orientalis-Belanda. Baca juga Tawaran Magang Dosen Resmi DIKTI Tahun 2015.

Ada juga yang berpendapat jika Kartini menjadi pahlawan emansipasi karena kegemarannya yang suka curhat. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh Malahayati, Dewi Sartika, Rohana Kudus, Laswi, Jo Paramitha, Siti Aisyah We Tenriolle, Nyai Walidah Ahmad Dahlan, Ny. Sunarjo Mangunpuspito dan pejuang wanita lainnya yang gugur di medan tempur.

Strategi Belanda dalam melumpuhkan generasi bangsa Indonesia menjangkau berbagai lini kehidupan. Selain paham gendernya yang terus merebak kini, sejak dahulu Belanda juga melakukan ‘pembaratan’ pejabat elite pribumi melalui dunia pendidikan. Hasilnya, fakta sejarah bangsa kita banyak yang berisi rekayasa dengan tokoh-tokoh pribumi yang telah menjadi boneka Orientalis-Belanda. Salah satunya adalah Peringatan Hari R.A. Kartini.

Distorsi sejarah bangsa Indonesia sudah membentur tembok krusial dan saatnya direformasi jika tidak ingin kita terus berada dalam dongeng klasik karya Orientalis-Belanda. Generasi saat ini menanti dan merindukan pencerahan nasional demi membuka wawasan berpikirnya membangun bangsa berperadaban. Dan kurikulum pendidikan nasional memikul tanggung jawab besar dalam proses aufklarung tersebut, karena bangku pendidikan adalah tempat mendoktrin pemikiran yang efektif.
Sejarah Peringatan Hari R.A. Kartini
Sejarah Peringatan Hari R.A. Kartini

Mohon maaf tulisan ini tidak ingin melukai perasaan siapapun, penghargaan tetap kita berikan kepada Kartini baik yang terdahulu maupun Kartini-kartini masa kini atas jasanya. Yang terpenting lagi tidak ada lagi diskriminasi hari atau apapun yang hanya meng-khusus-kan pada seseorang, walau sebesar apapun pengorbanannya. Sumber selengkapnya : http://iqrozen.blogspot.com/2012/04/ada-apa-dengan-hari-kartini.html

Share on FB Share on Tweet Share on G+